PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi HumanistikEksistensial

Aku-Engkau (I–Thou)

I–Thou

Ringkasan Singkat

Relasi mendalam di mana individu menghargai orang lain sebagai subjek yang unik dan setara, memungkinkan empati dan transformasi.

Aku-Engkau (I–Thou) menunjukkan hubungan di mana subjek ('Aku') memperlakukan orang lain sebagai subjek unik lainnya ('Engkau'), bukan sebagai objek. Martin Buber memperkenalkan istilah ini untuk menggambarkan hubungan yang didasari oleh empati penuh, timbal balik, dan kehadiran yang nyata. Dalam terapi eksistensial-humanistik, momen-momen I-Thou sangat dihargai karena menandakan kontak signifikan dan pemahaman mendalam antara klien dan terapis yang dapat bersifat transformatif.

Buber juga meyakini bahwa hubungan manusia dengan Tuhan adalah bentuk tertinggi dari relasi I-Thou, karena Tuhan dipandang sebagai 'Engkau' yang hakiki. Berbeda dengan relasi I-It yang mengobjektifkan, I-Thou memungkinkan terjadinya pertumbuhan spiritual dan emosional yang kuat melalui pengakuan terhadap martabat dan kemanusiaan orang lain secara utuh.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Buber, M. (1923). I and Thou.
  • Yalom, I. D. (1980). Existential Psychotherapy. Basic Books.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback